2 Pemeliharaan Ikan Hias Salah satu hal penting dalam proses
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman BANDUNG - Keindahan biota laut yang beranekaragam membuat pandangan mata menjadi segar dibuatnya. Terlebih lagi biota laut dan air tawar seperti ikan hias. Aneka ikan hias ini seolah memberikan pesona yang menawan bagi siapapun yang melihatnya. Ikan hias memang memiliki daya tarik tersendiri. Sehingga membuat manusia akhirnya menjadikan hewan air ini bagian dari dekorasi untuk mempercantik rumah. Kehadiran ikan hias di dalam rumah rupanya memberikan berbagai manfaat bagi manusia. Wow! Resmi Lepas Masa Lajang, Mantan Kekasih Ruben Onsu Pakai Gaun Pengantin Bertabur 6000 Kristal via tribunjabar— Tribun Jabar tribunjabar August 14, 2017 Ikan hias yang ada di dalam akuarium turut memberikan nuansa damai, rileks, dan menyenangkan. Aktivitas manusia yang begitu padat, bahkan seringkali dilanda stres akibat terpaan berbagai macam urusan. Hal tersebut dapat terurai dengan melihat gerak-gerik ikan di dalam akuarium atau kolam. Supervisor Gampang Ingat Aquarium, Dodi Radian menuturkan, banyak orang yang tertarik untuk memelihara ikan hias, karena keindahannya. Namun agak malas karena seringkali ikan hias yang dipelihara dalam akuarium mudah mati. "Ikan hias di dalam akuarium atau kolam tidak akan mati tanpa sebab, bisa jadi ada kesalahan dalam cara pemeliharaannya," ujar Dodi kepada Jumat 11/8/2017. Untuk mengetahui cara memelihara ikan hias yang baik dan benar, berikut ini penjelasan Dodi, tentang cara memelihara ikan hias yang telah dihimpun 1. Pilihlah ukuran akuarium atau kolam sesuai ukuran ikan Penting sekali untuk menyesuaikan ukuran tubuh ikan hias yang akan dipelihara dengan tempat hidupnya nanti. Tempat hidup ikan seperti akuarium, kolam tanah, bak semen, kolam terpal, dan bak fiber glass yang tidak bocor. Dengan berbagai jenis ukuran dapat dijadikan tempat hidup ikan hias. Hal penting yang perlu diperhatikan dari ekosistem buatan ikan hias ini adalah harus berfungsi dengan baik dan benar dalam menampung air. Serta, bukan berasal dari bahan yang dapat mempengaruhi kehidupan ikan hias. 2. Ketahuilah jenis-jenis ikan hias yang akan dipelihara Sangat penting untuk mengetahui jenis ikan hias yang akan dipelihara. Karena ikan hias yang agresif, tidak boleh dimasukan dalam kolam yang sama dengan jenis ikan yang tidak agresif maupun yang agresif. Jika digabungkan, akan ada penyerangan terhadap ikan yang digabung tersebut. Ciri-ciri makhluk hidup seperti ikan hias ini harus dipantau dan diamati dengan benar, agar tidak salah dalam pemeliharaannya. Ciri-ciri ekosistem air tawar sebaiknya disesuaikan dengan akuarium yang akan digunakan. 3. Pisahkan ikan yang tidak sehat dari akuarium Setiap makhluk hidup memang akan melakukan hemeostasis dalam ekosistem untuk mempertahankan hidup. Namun, keadaan ikan yang tidak sehat karena jamur, cacing, maupun penyakit lainnya. Harus segera dipisahkan dari akuarium agar tidak menular kepada ikan lainnya. Jangan pernah mencampur ikan yang ukurannya besar dengan ikan yang berukuran kecil. 4. Aturlah arus air dalam akuarium atau kolam Beberapa jenis ikan hias harus memiliki arus air yang sesuai dengan habitat aslinya. Agar sistem pernapasan dan sistem peredaran darah pada ikan, dapat berjalan baik dan ikan tetap bertahan hidup. Mulai dari penggunaan filter air yang dapat menyembur dan mengalir. Pada bagian depan semburan, harus menggunakan batu atau harus karang pembatas. Ello Dipenjara Gara-gara Narkoba, Sang Kekasih Ikrarkan Janji Setia via tribunjabar— Tribun Jabar tribunjabar August 14, 2017 5. Gunakanlah air bersih Cara hewan dapat beradaptasi dengan likungannya dapat dilakukan saat lingkungan tersebut berkualitas baik. Air merupakan komponen utama yang menjadi sarana kehidupan bagi ikan hias. Kualitas air yang bersih sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup ikan hias. Jika keadaan kolam sudah keruh dan kotor, maka harus segera diganti dengan air yang baru. Pergantian air dalam akuarium dilakukan sekali dalam seminggu. 6. Berilah makanan dengan teratur Ikan adalah bagian dari sistem rantai makanan yang ada. Makanan untuk ikan, harus diberikan secara teratur dangan komposisi tidak terlalu banyak. Hal Ini dilakukan agar akuarium tidak mudah kotor karena sisa makanan. Jumlah makanan yang diberikan haruslah sesuai dengan jumlah ikan yang ada. Memilih ikan hias untuk dijadikan hewan peliharaan boleh saja. Namun harus tetap diimbangi dengan pelestarian ekosistem dari ikan-ikan hias tersebut. Ikan hias adalah bagian dari keseimbangan ekosistem. Menjaga habitat asli ikan hias adalah bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan hewan air ini. Sebenarnya, pelestarian ekosistem laut dan darat adalah tugas bersama sebagai salah satu cara menjaga keseimbangan ekosistem. vjUrPz.